Showing posts with label Joko Pinurbo. Show all posts
Showing posts with label Joko Pinurbo. Show all posts

Saturday, January 26, 2019

Doa



Enggak usah crigis,
Mingkem saja dulu, 
bereskan hatimu 
yang amburadul

(Belajar Berdoa, Joko Pinurbo; 2018 dikutip dalam Kompas, 12/01/2019)

*
Dalam solatku selalu mengingat dunia; utang, dan urusan kerjaan. Saat keluar rumah pun kadang lupa merapal beberapa ayat sekedar mengingat pada Sang pemilik hidup. Urusan dunia lebih penting daripada Doa ternyata. 

Saya terkadang lupa berdoa. Padahal Allah maha baik. Setiap mengalami masa-masa sulit, Allah menjawabnya dengan kemudahan. Pengalaman spritual yang pernah saya alami selama ini setidaknya mengajarkan banyak hal bahwa Allah selalu dekat dengan hambaNya walaupun tak salat dan berdoa.  

Malu pada Allah, saya menjadi pribadi yang kurang bersyukur (kufur nikmat) dan bahkan melampaui batas. Urusan dunia mengalahkan cara berdoa dengan baik.

*

Saat ini saya fokus memperbaiki diri, belajar membersihkan hati. Berdoa yang benar. 


Saturday, January 14, 2012

Kicau puisi *Joko Pinurbo

6. Tuhan, aku twit Kau setiap malam, tapi Kau bilang doaku masih terlampau panjang.

5. Dompetku sedang twit, Tuhan sayang sehingga aku lupa sembahyang.

4. Rindu disobek sedikit-sedikit, lama-lama menjadi twit.

3. Sudah jam tiga pagi lebih sedikit. Layar komputernya sudah berembun. Matanya mulai rabun. Tapi hatinya masih saja twit.

2. Hanya dengan satu twit kau mendarat di mataku. Hanya dengan tiga twit kau sekarat di bibirku.

1. Ia kehilangan kata cinta, rindu, dan basu yang ia simpan di bawah bantal. Tengah malam ia mengigau menjerit-jerit: Twit! Twit!
emerge © , All Rights Reserved. BLOG DESIGN BY Sadaf F K.